← Kembali ke Berita

JLI: Kendala Transaksi Pada Transportasi Umum Makin Teratasi

15 November 2022
166 Pembaca
Bagikan:
JLI: Kendala Transaksi Pada Transportasi Umum Makin Teratasi

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan integrasi sistem pembayaran, PT JLI, menyatakan kendala yang menyebabkan transaksi dobel atau saldo terpotong dua kali pada transportasi umum di Jakarta makin teratasi sejak pemberlakuan tarif integrasi sebulan lalu.

“PT JLI melaporkan bahwa kendala-kendala yang terjadi pada awal implementasi sudah dapat semakin teratasi, termasuk ‘double deduct’ pada ‘tap in’ dan ‘tap out’,” kata Direktur Utama PT JLI Muhamad Kamaluddin dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Kendala transaksi cenderung teratasi sejak pemberlakuan tarif integrasi pada kartu uang elektronik perbankan dan pemberlakuan aturan “one man one card” serta kewajiban ‘tap in’ dan ‘tap out’ bagi seluruh pelanggan yang menggunakan TransJakarta, MRT dan LRT Jakarta.

Sejalan dengan perbaikan teknis dan sistem yang dilakukan oleh JLI di lapangan, kata Kamal, per 4 Oktober (awal implementasi) sampai hari ini, dari total keluhan sejumlah 1.338 pengguna layanan TransJakarta yang dilaporkan pada JLI Customer Care dan teridentifikasi pada database transaksi di JLI, total “refund” sejumlah 3.464 transaksi.

“Jumlah tersebut senilai total Rp11.640.000 untuk para pengguna tersebut. Jumlah ‘refund’ lebih besar dari keluhan,” kata Kamaluddin. Namun, ada beberapa pengguna yang mengalami lebih dari satu kali kejadian “double deduct” di TransJakarta.

Dia menyebutkan bahwa setiap harinya, laporan terkait transaksi dobel tersebut yang tercatat di JLI Customer Care semakin sedikit. Yakni, kurang dari 20 laporan per hari, dan pada laporan yang masuk, mayoritas pelanggan melakukan “follow-up” proses pengembalian dana (refund) atas laporan mereka sebelumnya.

“Kami mohon agar pelanggan bersabar karena seluruh permohonan ‘refund’ yang berhasil terverifikasi akan diproses pengembaliannya sesuai antrean,” tutur Kamal.

PT JLI akan terus melakukan penyempurnaan integrasi sistem yang beragam dan juga terus berkoordinasi dengan TransJakarta. Saat ini, sistem integrasi JLI setiap harinya melakukan pemrosesan rata-rata 362.551 dari tiga operator (TransJakarta, MRT Jakarta dan LRT Jakarta). Kejadian transaksi dobel ini tidak pernah terjadi pada operator MRT Jakarta dan LRT Jakarta.

“Selanjutnya, jika masih ada pelanggan yang mengalami kejadian “double deduct’, mohon dapat segera melaporkannya ke JLI Customer Care pada nomor 0812-6000-1440,” katanya.

Apabila kejadian tersebut diverifikasi terjadi, maka pelanggan berhak mendapatkan “refund’ atas transaksi tersebut melalui tiga pilihan cara pengembalian. Yaitu melalui aplikasi transportasi, transfer bank atau transfer dompet elektronik.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Berikan rating Anda untuk membantu kami menyajikan konten yang lebih baik.

Belum ada penilaian.