PT JakLingko Indonesia

Langkah Pejuang Hijau Birukan Langit Jakarta, PT JakLingko Indonesia ajak Komunitas Transportasi, Unsur Pemerintah, dan Pemerhati Lingkungan Bersinergi Bersama

Langkah Pejuang Hijau Birukan Langit Jakarta, PT JakLingko Indonesia ajak Komunitas Transportasi, Unsur Pemerintah, dan Pemerhati Lingkungan Bersinergi Bersama

Jakarta – PT JakLingko Indonesia menggelar sharing session bertajuk “Langkah Pejuang Hijau, Kembalikan Langit Biru Jakarta melalui Digitalisasi Transportasi Berkelanjutan untuk Dekarbonisasi” pada Kamis sore (28/11) di Gedung Transport Hub, Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Dalam acara ini, turut hadir sebagai pembicara diantaranya Hendro Subroto selaku Presiden Bike to Work Indonesia, Sharah Saputra selaku Senior Sustainability Consultant Life Cycle Indonesia (LCI), Kamaludin Arofi selaku Pengelola Penelitian Jakarta Smart City (JSC). Acara turut dimeriahkan perwakilan berbagai komunitas transportasi, dan stakeholder lainnya diantaranya Bank Indonesia Kpw DKI Jakarta, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Diskominfotik DKI Jakarta, termasuk diantaranya unsur operator transportasi seperti LRT Jakarta, MRT Jakarta, dan KAI Commuter (KCI).

Selain mini talkshow dan dialog interaktif, dalam acara juga dilakukan ceremony penyerahan hadiah kepada pemenang challenge “Pejuang Hijau” yang telah melakukan perjalanan terbanyak sehingga memperoleh score tertinggi penurunan emisi dan CO2e saat melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum dengan pembelian tiket melalui Aplikasi JakLingko yang dapat digunakan untuk membeli 4 moda transportasi umum. Pemenang “Pejuang Hijau” disebut Pahlawan Bumi yang secara tidak langsung memberikan kontribusi konkret terhadap dekarbonisasi. Tidak hanya itu, dalam rangkaian acara juga dilakukan simbolis penyerahan bibit tanaman kepada seluruh peserta dalam memperingati momen Hari Menanam Pohon yang bertepatan pada 28 November. Kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan lencana Pejuang Hijau dan dukungan bersama yang ditandai dalam bentuk tanda tangan yang dilakukan seluruh peserta.

Direktur PT JakLingko Indonesia Ivan Tigana mengapresiasi dukungan dari seluruh pihak yang hadir mewakili beragam latar-belakang, tetapi memiliki kesamaan visi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Ivan meyakini, upaya mewujudkan Jakarta Kota Global bisa tercapai dengan dukungan kolektif dan tentu saling terintegrasi satu sama lain tanpa sekat dan selaras. Dalam sambutannya, Ivan menyampaikan terjadi peningkatan penggunaan tarif integrasi yang diakses melalui Aplikasi JakLingko. Pada periode Januari hingga Oktober, tercatat peningkatan mencapai 247,6%. Hal ini menunjukkan tren penggunaan multimoda perlahan mulai menjadi kebutuhan masyarakat Jakarta. Hal ini juga diungkapkan oleh pemenang challenge Pejuang Hijau yang pada kesempatan ini menyampaikan pengalamannya menggunakan Aplikasi JakLingko untuk memperoleh Tarif Integrasi setiap harinya dari dan menuju kantor.

“Hari ini kita mengajak rekan-rekan untuk saling bertukar pikiran, menuangkan aspirasi bersama, dan menginisiasi aksi-aksi konkret selanjutnya. Kami meyakini keterlibatan publik dalam gagasan dan aksi bersama akan membantu membangun konektivitas menjadi lebih baik lagi ke depan dan lebih mempermudah masyarakat dalam bermobilitas, termasuk memanfaatkan Tarif Integrasi. Semoga langkah kecil ini menjadi awal kita dalam mewujudkan mimpi besar, termasuk mengembalikan langit biru Jakarta” tambah Ivan.

Senada, Presiden Bike to Work Indonesia Hendro Subroto menyampaikan sepeda sebagai sarana transportasi pribadi pada prinsipnya sangat berpotensi untuk menjadi first mile dan last mile menuju Stasiun atau Halte, terutama bagi penglaju yang memiliki jarak berkendara lebih dari 25 km. Meski demikian, harapannya dapat dilakukan peningkatan layanan seperti bike shelter untuk memberi rasa aman kepada para pesepeda saat menitipkan sepedanya menjadi lebih nyaman. Hendro mengapresiasi kegiatan Langkah Pejuang Hijau sebagai inisiatif yang baik dan perlu didukung dengan terus mengingatkan kedepannya agar masyarakat dapat memanfaatkan sepeda, naik transportasi publik, hingga berjalan kaki ke lokasi tujuan (jarak dekat) dapat menjadi rutinitas sehari-hari.

Sementara itu, Senior Sustainability Life Cycle Indonesia Sharah Saputra memberikan gambaran penghitungan penggunaan transportasi umum telah memberi kontribusi nyata terhadap penurunan emisi gas rumah kaca yang ada di sekitar. Sharah mengambil contoh score tertinggi yang diperoleh pemenang utama challenge Pejuang Hijau yaitu Danny H sebesar 783,704 kg CO2e setara dengan aktivitas menanam pohon bakau (mangrove) sekitar 30 pohon. Sharah mengilustrasikan, 30 pohon yang ditanam tersebut diperoleh selama periode challenge yaitu 25 hari oleh satu orang saja. Artinya, saat seseorang melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum secara konsisten dalam satu bulan, satu atau dua tahun, akan memberi dampak penurunan CO2e yang signifikan terutama bila dilakukan secara masif dan konsisten.

Disisi lain, penghematan energi dan sumber daya alam yang juga menjadi aspek krusial dalam menurunkan efek rumah kaca didukung oleh digitalisasi sistem yang saat ini diterapkan di hampir semua lini berbagai perusahaan dan instansi pemerintahan. Kamaludin Arofi, Pengelola Penelitian Jakarta Smart City dalam sharing session menyampaikan, kanal pengaduan yang saat ini telah diterapkan melalui sistem CRM dan layanan Aplikasi JAKI telah menghemat penggunaan kertas yang biasanya digunakan sebagai media pelaporan. Selain lebih praktis dan ramah lingkungan, digitalisasi juga memangkas waktu layanan menjadi lebih cepat dan mudah untuk di respon.

PT JakLingko Indonesia merupakan perusahaan patungan dari empat entitas transportasi yaitu PT MRT Jakarta (Perseroda), PT Jakarta Propertindo (Perseroda), PT TransJakarta, dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), yang bergerak di bidang sistem pembayaran antar moda transportasi dan tarif melalui project Elektronifikasi Integrasi Pembayaran Transportasi Umum Jakarta (“EIPTJ”) beserta pengembangan di Jabodetabek dengan potensi wilayah kerja di seluruh Indonesia. PT JakLingko Indonesia sebagai pemilik sekaligus pengembang Aplikasi JakLingko telah digunakan untuk melakukan pembayaran tiket perjalanan multimoda dari MRT Jakarta, Transjakarta, LRT Jakarta, dan Kereta Commuter Line. Terus melangkah, melalui mandat Kepgub Nomor 733 Tahun 2022 untuk menerapkan Tarif Integrasi, dan dalam waktu dekat akan mengimplementasikan Account Based Ticketing (ABT) untuk melengkapi layanannya.

Saat ini, PT JakLingko Indonesia fokus pada agenda berkelanjutan yang mendukung sejumlah indikator utama Sustainable Development Goals (SDG’s) diantaranya energi bersih dan terjangkau (7), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (8), industri, inovasi, dan infrastruktur (9), kota dan permukiman yang berkelanjutan (11), penanganan perubahan iklim (13), dan kemitraan untuk mencapai tujuan (17) melalui digitalisasi sistem pembayaran terintegrasi yang kian terpadu.

Leave a Reply