ITJ dan JakLingko Indonesia Jalin Kerjasama Strategis dalam Pengembangan Digitalisasi Kawasan Berorientasi Transit (KBT/TOD)
Jakarta, 27 Februari 2025 – PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) dan PT JakLingko Indonesia menjalin kerjasama strategis dalam menghadirkan inovasi pada area Transit Oriented Development (TOD) yang mencakup potensi pengembangan platform terintegrasi berbasis teknologi. Kerjasama ini bertujuan untuk menciptakan sinergi di antara kedua perusahaan dalam memperkuat potensi bisnis di Kawasan TOD. Kerjasama strategis ini ditandai dengan penandatanganan MoU atau Nota Kesepahaman yang berlangsung Kamis (27/2) di Gedung Transport Hub, Jakarta Pusat.
”Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan manfaat optimal, baik dari segi operasional dan ekonomi maupun sosial, bagi kedua belah pihak dan masyarakat luas. Kedua perusahaan akan mengoptimalkan potensi masing-masing dalam hal property design & build, estate & building management, commercial & event, yang diperkuat oleh digitalisasi dan solusi teknologi dalam pengelolaan pengunjung di dalam fasilitas publik. Hal ini semakin penting untuk memastikan bahwa proyek yang dilakukan dapat dikelola secara efektif, efisien, meningkatkan nilai tambah bagi pengguna fasilitas publik, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tentunya dengan tetap memprioritaskan kepentingan umum.” ungkap Ferdiansyah Roestam, Direktur Utama ITJ.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Ivan Tigana menyambut baik langkah sinergi antara PT ITJ dan PT JakLingko Indonesia. Selaku pengelola sistem integrasi pembayaran transportasi umum di Jakarta, PT JakLingko Indonesia kini memperluas perannya dengan hadir sebagai solusi berbasis teknologi untuk semakin mendukung kemudahan akses transit dan bermobilitas di Jakarta. Menjawab kebutuhan atas data analytics yang dapat memberikan manfaat pada peningkatan mutu layanan seperti pengendalian kerumunan (crowd control) pada ruang publik, analisis mobilitas dan demografi pengunjung fasilitas publik (mobility analytics) yang dikombinasikan dengan kondisi infrastruktur pendukung property, hal ini akan berkontribusi pada peningkatan berkelanjutan atas operasional dan mutu layanan pada kawasan berorientasi transit (TOD) yang menjadi fokus kedua perusahaan.
“JakLingko Indonesia selama 4 tahun berfokus pada pengelolaan sistem tarif integrasi transportasi publik Jakarta, guna mendorong penggunaan multi-moda transportasi publik. Mengikuti visi dan misi Pemprov Jakarta dan juga Induk Usaha, JakLingko terus berinovasi mengembangkan solusi teknologi untuk bisa menjawab tantangan-tantangan ke depan. JakLingko Indonesia membuat sebuah teknologi TOD Platform as a Service, dengan mengintegrasikan infrastruktur, Internet of Things, aplikasi, dan data. Jakarta yang tengah bertransformasi menjadi kota global, perlu disokong oleh transformasi dan inovasi teknologi, sehingga bisa menjadi lebih agile dalam bertransformasi, dan mengambil keputusan berbasis data. Agar indikator mobilitas masyarakat dapat dikelola dengan baik, sehingga improvisasi kelayakan hidup dapat tercapai dan berkelanjutan.” tambah Ivan Tigana.
Dengan kerjasama ini, PT ITJ dan PT JakLingko Indonesia berharap dapat membangun dasar yang kuat untuk kolaborasi jangka panjang yang saling menguntungkan, dan memberikan dampak positif bagi pengembangan teknologi di fasilitas publik, sektor perparkiran, serta bidang-bidang lainnya yang relevan dengan pengembangan kawasan TOD, untuk mendukung pembangunan di Kota Jakarta secara berkelanjutan.

